yahoo messenger saat ini terpopuler di Indonesia unruk chating, tapi dari pihak yahoo sendiri tidak menyediakan layanan ym di hape secara real time,jadinya seperti hape saya tidak bisa connect secara langsung seperti ym yang ada di pc. setelah gogling gogling ya ada beberapa messenger yang bisa jadi referensi, nimbuzz dan palringo,tapi dua dua nya nggak kompatibel, setelah ketemu slick baru bisa,itupun instalnya lewat pc yang sudah dipasangi active sync biar bisa konek sama pda. dan sekarang ok.
telkomflash banting harga
Oktober 5, 2008seiring berjalanna waktu ,kini internet di Indonesia makin murah saja. telkomsel sebagai provider telepon seluler yang memiliki user paling banyak (50 juta user menurut iklan di grapari telkomsel),itu sama dengan 1/4 dari jumlah penduduk Indonesia,banyaknya tower yang terpasang dan diklaim memiliki sinyal sampai di setiap kabupaten dan kecamatan di seluruh Indonesia membuat penetrasi informasi dan teknologi bisa merata dari sabang sampai merauke. penulis saat ini memakai telkomsel flash pre paid rp.5.000,- quota dikasi 5 mb ,expire date 7 hari. jika kamu punya pda seperti penulis (ipaq 6515 yg dibeli dari www.ponseljakarta.com harga seken dibawah 2jt) sudah bisa nelpon dan internetan,klo di negara maju ipaq 6515 mendukung global posotion system (gps).cukup lengkap feature dan pas buat kita yang memang memerlukan (bukan untuk pamer dan gaya-gayaan).
jika kamu punya kartu simpati atau as km kudu bawa hape kamu ke grapari terdekat buat tanya gmn aktivasi gprs,nah klo sdh aktif baru bisa beli pulsa telkom flash,caranya ketik flash on 5000 kirim sms ke 3636 dan ikuti petunjuk dari telkomsel. klo mau aktifasi gprs juga bisa pake sms,caranya ketik gprs kirim ke 6616,tp biasanya klo ngk ke grapari kagak bisa konek,tp dicoba aja apa salahnya. mudah-mudahan internet bisa semakin murah dan lama-lama gratis. bisa saja gratis,dengan mekanisme income dari iklan seperti tv swasta bisa saja membiayai operasional perusahaan dan bahkan mendapatkan return of investment lebih cepat karena jumlah pembelian pulsa dari user yang banyak. maju terus teknologi indonesia.
kantor everywhere
Mei 31, 2008http://docs.google.com adalah situs dari google yang memperbolehkan orang untuk membuat dokumen yang berbentuk word, excel, dan presentasi. saratnya Anda harus memiliki account di google dan sifatnya gratis. pengalaman penulis menggunakan layanan baru ini adalah tidak memerlukan ruang simpan yang biasanya di letakkan di komputer atau flash disk, file langsung disimpan di server google yang disimpan secara virtual di server google. yang lebih asik lagi kita bisa mengetik-ngetik tabel di google docs dengan format excel tanpa menagktifkan microsoft excel dikomputer. google emang joss !!!
miskin tapi nggak ngutang
Mei 6, 2008dikutip dari idola saya, pak onno w. purbo tokoh internet Indonesia
2- Januari 2003 – 10: 0 (Diposting oleh: ab)
Onno W. Purbo :Miskin Tapi Nggak Ngutang
sumber : detik.com
Onno W. Purbo memiliki mimpi untuk menjadikan bangsa Indonesia sebagai bangsa berbasis ilmu pengetahuan, dan ia berusaha mewujudkannya melalui teknologi sederhana (baca:Jalan Lain dan Modal Sederhana. Namun, bukankah untuk memperoleh teknologi dibutuhkan dana yang tidak sedikit?
“Seninya adalah, bagaimana memandaikan orang Indonesia tanpa uang, alias dengan keterbatasan dana,” ujar Onno dalam sebuah kesempatan sebelum ia berangkat ke WSIS (World Summit on Information Society). WSIS disebutnya sebagai forum puncak aktivitas teknologi informasi internasional. WSIS adalah Konferensi Tingkat Tinggi yang digelar oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa di Jenewa, Swiss, pekan ini mulai Rabu (10/12/03) sampai Jumat (12/12/03). Diperkirakan sebanyak 191 delegasi akan menghadiri acara tersebut.
Menilik sepakterjangnya, Onno termasuk orang yang percaya bahwa seseorang bisa berhasil tanpa tergantung pada keberadaan dana. “Kita tidak punya uang, tetapi harus punya kemampuan!” tegasnya. Perjoeangan, demikian Onno menyebut aktivitas dirinya bersama rekan-rekan penggiat Telematika lainnya, dilakukan tanpa mengandalkan hutang. “(Perjoeangan) tanpa dukungan berarti dari pemerintah, tanpa utangan Bank Dunia, tanpa utangan IMF dilakukan oleh banyak pejoeang di Indonesia yang memimpikan kemerdekan mereka dari belenggu penindasan regulator maupun aparatnya,” tutur Onno.
Telematika Mengatasi Kemiskinan
Salah satu topik yang akan menjadi muatan WSIS adalah, pemberdayaan teknologi untuk mengatasi kemiskinan. Banyak pakar di tingkat internasional menyebut salah satu butir dalam rancangan deklarasi WSIS ini sebagai mimpi yang terlalu muluk-muluk. Kebetulan, Onno juga memiliki butir pemikirannya mengenai hal tersebut. “Saya sunguh-sungguh percaya bahwa mengatasi kemiskinan hanya bisa dilakukan melalui proses pendidikan. Bahkan bukan melalui pendidikan formal,” ujarnya.
“Faktanya, kebanyakan adalah proses pendidikan informal yang mendorong individu untuk menjadi penghasil ilmu pengetahuan. Dan, dengan membaginya kepada anggota komunitas, hal itu akan mendorong pembangunan berbasis bottom up self-finance community (komunitas mandiri -red.) yang, pada gilirannya, akan mengatasi masalah kemiskinan,” lanjut Onno.
Pengalaman Onno bertahun-tahun di lapangan membuktikan bahwa dalam komunitas mandiri, yang penting bukanlah superioritas teknologi atau penguasaan atas sumber uang. “Teknologi telematika hanyalah alat yang membantu proses berbagi ilmu pengetahuan,” tambah mantan pegawai negeri ini.
“Kebanyakan komunitas memiliki uang; semakin besar komunitasnya semakin banyak uangnya. Teknologi Telematika memungkinkan multi tasking, multi user dan berbagi sumberdaya. Ini, pada gilirannya, memungkinkan biaya yang lebih murah per individunya,” jelas Onno.
Onno menekankan bahwa teknologi nirkabel, VoIP (voice over internet protocol), Warnet yang dikembangkan menjadi RT/RW Net dan infrastruktur berbasis komunitas lainnya, dapat membantu banyak proses transaksi (baik ilmu maupun materi) terjadi di masyarakat. “Tapi, itulah, masih dianggap melanggar,” tambah Onno. ———
Jalan Lain dan Modal Sederhana
Onno W. Purbo dikenal sebagai salah satu penggiat telematika yang aktif mengkampanyekan solusi-solusi sederhana untuk mengatasi masalah kesenjangan informasi. Ia mengaku memiliki mimpi yang sama dengan cita-cita WSIS kali ini. “Mimpi saya cuma, ingin 200 juta orang Indonesia ini terhubung ke Internet… ingin melihat bangsa Indonesia, yang 200 juta ini, bisa hidup dari otak, bukan otot,” jelasnya pada pertemuan dengan Ketua Delegasi RI, Menteri Negara Komunikasi dan Informasi, Syamsul Muarif, sebelum berangkat ke Jenewa, pekan lalu, Kamis (04/12/03) di Jakarta. Sekedar informasi, salah satu pokok pemikiran diadakannya WSIS kali ini adalah mengatasi kesenjangan informasi yang berwujud pad kesenjangan digital. Hal itu tercermin dalam salah satu butir draf rencana aksi WSIS, yaitu ‘pada tahun 2015, setengah dari penduduk dunia harus mendapatkan akses internet’.
Untuk mendemonstrasikan cara yang digunakannya, Onno membawa perangkat yang boleh dibilang cukup sederhana. Cukup sebuah Laptop Tecra 8000 Pentium II 64Mb Linux Mandrake 9.1, dilengkapi card PCMCIA Wireless 2.4GHz Enterasys (diberi oleh aktivis telematika, Judhi Prasetyo), Access Point Network Everywhere (dibelinya seharga US$ 15), Internet Telephony Gateway (ITG) VIP-100 Planet (pinjaman dari adri@planetindo.net) dan Camera USB Chezz.
Menurut Onno perlengkapan tersebut, dan teknologi yang digunakannya, bukanlah sesuatu yang rumit.”Sebenarnya semua orang juga bisa sih, banyak kok di Indonesia yang menguasai teknik ini, cuma mungkin karena belepotan Bahasa Inggris dan tidak PD (percaya diri -red.) saja,” ujarnya merendah.
Buah Perjoeangan Tanpa Pamrih
Berangkatnya Onno ke Jenewa adalah atas apresiasi yang diberikan International Development Research Center (IDRC), sebuah lembaga di Kanada. “Alhamdulillah, pada hari ini, pengakuan internasional berdatangan dengan sendirinya. Banyak lembaga internasional terbuka matanya, melihat pola perjoeangan yang dilakukan oleh para pejoeang Internet Indonesia,” ujarnya mengenai apresiasi tersebut.
Pola tersebut, ujarnya, adalah sebuah pola gerakan mandiri. Artinya, terbebas dari berhutang pada Bank Dunia atau IMF serta tidak bergantung pada dukungan Pemerintah.
Onno menyebut semua yang dilakukannya sebagai rute alternatif untuk membangun negara. Meski ia mengakui bahwa rute tersebut harus banyak berbenturan dengan peraturan pemerintah. Syamsul, dalam kesempatan berdiskusi dengan komunitas telematika Indonesia, mengaku bahwa dirinya sepaham dengan Onno. “Tapi, sebagai bagian dari pemerintah, saya bilang dia berada di luar aturan,” tambahnya.
Dalam WSIS, salah satu puncak gerakan Internasional di bidang teknologi informasi, Onno diminta oleh IDRC menjadi panelis dan memberi beberapa workshop. “Sebuah pengakuan yang luar biasa di tingkat dunia bagi bangsa Indonesia yang di motori oleh rakyat Indonesia biasa-biasa saja,” komentar Onno.
Sabtu (06/12/03) Onno berangkat ke Jenewa. Hari ini ia akan mulai membagi ilmunya lewat forum berjudul ‘A Dialogue on ICTs and Poverty’. Semoga saja, sedikit banyak, kehadiran Onno akan turut mengharumkan nama bangsa di kancah Internasional. Selamat berjoeang terus Kang Onno!
Saat bank tak peduli mimpi ‘orang kecil’
Maret 29, 2008Said Sutaji, 51, akhirnya berhasil memiliki rumah sendiri, setelah 20 tahun lebih mengontrak rumah kecil di kawasan Sawangan, Depok, dengan tarif Rp750.000 per bulan.
Penghasilannya sebagai pengemudi taksi paling tinggi Rp1,7 juta per bulan. Jauh dari cukup untuk menghidupi istri dan ketiga anaknya. Tidak mu-dah buat Said menyisihkan uang untuk membangun rumah. Mendapatkan kredit dari bank atau lembaga keuangan lain, jelas tidak mungkin. Said bukanlah nasabah yang berprospek cerah bagi perbankan.
Namun, mulai 2006 lalu, Said berhasil memiliki rumah dengan dua kamar tidur, satu ruang tamu, dapur, dan kamar mandi. Rumah seluas 42 m2 itu dibangun secara gotong royong dengan 11 keluarga lainnya. Sebagian pendanaannya diperoleh dari Habitat for Humanity Indonesia.
“Waktu itu, saya punya tabungan Rp6 juta. Saya dan 11 teman lainnya membentuk kelompok, seperti arisan yang mengumpulkan uang atau bahan bangunan seadanya untuk membangun rumah kami. Kekurangan dana dibantu oleh teman-teman ini [Habitat for Humanity],” ujar Said.
Habitat for Humanity memang bukan bank yang aktif menyalurkan kredit. Komunitas ini juga bukan sinterklas yang membagi-bagikan dana secara cuma-cuma kepada Said atau orang-orang kurang mampu lainnya.
Namun, komunitas ini telah membantu pembangunan lebih dari 10.000 unit rumah bagi orang-orang yang hanya mampu berkutat dengan pemenuhan kebutuhan hidup minimal setiap harinya. Rumah-rumah itu tersebar di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Batam, dan Sulawesi Utara.
“Hingga 2009, kami menargetkan 25.000 keluarga bisa memiliki rumah. Ada sekitar 400 pihak yang mau bekerja sama dan memberikan sumbangan,” ujar Tri Budiardjo, Direktur Habitat for Humanity Indonesia, di sela-sela acara peluncuran Community Card kemarin.
Community Card itu merupakan hasil kerja sama dengan Krispy Kreme Doughnuts. Community Card ditawarkan dengan harga Rp50.000 dan akan didonasikan 100% untuk pembangunan rumah-rumah sederhana layak huni.
Tagihan lancar
Habitat for Humanity Indonesia memberikan pinjaman tambahan dana yang dibutuhkan orang-orang berpenghasilan minim untuk membangun rumah mereka. Bantuan dana yang diberikan mencapai hampir 70% dari total dana yang dibutuhkan.
Pedagang asongan, petani, buruh pabrik, atau sopir merupakan ‘nasabah’ utama Habitat for Humanity. Syarat utama, setidaknya mereka memiliki pendapatan Rp1,5 juta per bulan dan telah berkeluarga. Mereka mempunyai waktu empat tahun, setelah seluruh rumah dalam kelompoknya selesai dibangun, untuk mengembalikan dana itu.
“Kami tidak mengenal istilah bunga. Uang yang kami pinjamkan itu untuk bahan bangunan, dikembalikan lagi senilai harga bahan bangunan itu dua tahun kemudian. Dana itu akan digunakan membeli bahan bangunan lagi,” ujar Tri.
Tingkat pengembalian dana itu mencapai 86% dan hanya sebagian kecil yang macet. Namun, kredit macet itu bukan disebabkan oleh niat buruk orang-orang ‘kecil’ yang menjadi debitor.
“Yang default [gagal bayar] di bawah 5%. Itu karena pemutusan kontrak kerja mendadak. Tapi pada saat mereka mendapatkan kerja lagi, mereka langsung membayarnya,” kata Tri. (yeni.simanjuntak@bisnis.co.id)
Oleh Yeni H. Simanjuntak
Wartawan Bisnis Indonesia
panduan membeli pda buat pemula
Desember 22, 2007dicontek dari ponselmania.com
Kalau diperhatikan saat ini makin banyak orang yang menggunakan
perangkat personal digital assistant (*PDA*), ada *PDA* untuk keperluan
pekerjaan sehari-hari, namun tidak sedikit yang memanfaatkannya untuk
keperluan hiburan dan lainnya.
Bagi mereka yang mulai berpikir untuk memiliki *PDA*, ada baiknya
mendengarkan masukan dari para pemakai *PDA* lainnya. Paling tidak agar
perangkat ini kemudian bisa dipakai secara optimal dan bukan sekadar
gagah-gagahan saja.
Tapi biasanya, jika sudah merasakan manfaat *PDA*, akan sulit
meninggalkannya. Ini misalnya diakui seorang pengguna *PDA*, Sabath
Dilpamaryo, yang sehari-hari bekerja di sebuah perusahaan swasta. *PDA*
dikatakannya amat membantu, terutama karena ada fitur Memo yang dapat
mencatat keperluan bisnis dan lainnya.
Menurut Sabath, saat ini terjadi persaingan antara *PDA* berbasis Palm
dan Windows lalu persaingan *PDA*-phone dan Smartphone. Sistem *PDA*
Palm umumnya dipakai oleh mereka yang sudah sejak dulu menggunakan
*PDA*. Sementara mereka yang baru kenal *PDA* biasanya cenderung melirik
Pocket PC alias sistem Windows. “Soalnya, Pocket PC mempunyai interface
yang mirip Windows di komputer. Jadi, lebih familiar,” ujar dia.
Persaingan antara *PDA*-phone dan Smartphone muncul ketika sejumlah
vendor ponsel mengeluarkan produk yang fitur-fiturnya mirip *PDA*. Tapi,
keduanya tetap berbeda dalam kemudahan pemakaian. “Untuk Smartphone,
fungsi teleponnya lebih mudah dipakai daripada fungsi *PDA*-nya. Hal
kebalikannya terjadi di *PDA*-phone,” tutur Sabath.
Orang melirik *PDA* juga karena harganya yang makin terjangkau. Sabath
yang juga berjualan *PDA* ini misalnya mengatakan harga *PDA* kelas
pemula (entry level) untuk sistem Palm berkisar Rp1,5 juta, sedangkan
sistem Pocket PC sedikit lebih mahal yaitu Rp2 juta.
Tidak heran kalau kemudian *PDA* dan Smartphone mulai tidak dianggap
sebagai barang mewah lagi. Kalau dulu penggunanya hanya pebisnis papan
atas, kini mahasiswa dan bahkan siswa SMU sudah mulai banyak yang
mengantongi *PDA*. “Khususnya untuk Smartphone bisa dipakai sebagai
sarana belajar. Fitur kamera misalnya untuk keperluan di laboratorium,
lalu fitur Menu untuk mencatat pelajaran dan seterusnya,” tutur Sabath
yang per bulannya bisa menjual antara 3-4 unit *PDA* ini.
Namun konsumen harus sadar kalau *PDA* tidak dapat melakukan input data
sendiri. Artinya, sang pemiliklah yang harus turun tangan dengan rajin
memasukkan data. Kalau misalnya takut kehilangan data penting, jangan
lupa misalnya untuk membuat cadangan data di komputer desktop atau notebook.
Sesuaikan pula ukuran *PDA* yang dipilih dengan kebiasaan bekerja. Bila
ukurannya terlalu besar, kita cenderung akan malas membawanya. Kalau
sudah demikian, fungsi *PDA* sebagai alat portabel berarti juga sudah
hilang.
Pemilihan *PDA* yang pertama bisa dimulai dari tipe low end. Maksudnya
apabila kemudian ternyata tidak cocok maka uang yang terbuang tidak
terlalu besar. Jangan malu untuk memulai dari *PDA* yang sederhana
karena yang penting adalah fitur dan fungsi dari perangkat tersebut.
Perlu tidaknya membeli *PDA* juga bisa dilihat dari buku agenda. Kalau
agenda kertas kita tidak terisi penuh berarti belumlah waktunya memiliki
*PDA* karena agenda kertas masih memenuhi kebutuhan. Lalu pekerja yang
sifat pekerjaannya rutin juga kurang memerlukan *PDA*. Pemilik *PDA*
harus suka mengeksplorasi karena dengan cara itu orang bisa mendapat
bantuan. Si pemilik baru berhasil memakainya bila nilai data yang
disimpannya melebihi harga perangkat keras *PDA* tersebut.
Pertimbangkan banyak aspek
Sebelum membeli *PDA*, pertimbangkan sejumlah aspek berikut. Misalnya
ukuran (hand-held vs palm-sized), cara memasukkan data (keyboard vs
stylus/layar sentuh), sistem operasi (Palm OS vs Pocket PC), displai,
memori, suplai daya (baterai sekali pakai vs baterai yang bisa diisi,
adaptor AC).
Faktor lain adalah soal sistem komunikasi seperti kabel (serial vs port
USB), infrared (IR), nirkabel dan modem telepon. Ada *PDA* yang juga
memiliki fitur istimewa semacam e-mail, pemutar MP3 serta pemutar MPEG.
Kemudian peranti lunak yang tersedia pada tiap *PDA* seperti personal
information management (PIM), spreadsheet, word processing, kalkulator,
pengenal suara, sinkronisasi data.
Sistem operasi termasuk faktor paling penting, ibarat kita harus memilih
antara komputer Apple Macintosh dan klon IBM PC. Palm OS lebih sedikit
memakan memori, bekerja lebih cepat dan lebih mudah dipakai. Sebaliknya
Pocket PC mendukung displai berwarna, paket Windows standar (Word,
Excel) dan perangkat lain (built-in pemutar MP3 dan MPEG). Namun, Pocket
PC memerlukan memori lebih besar, bekerja lebih lambat dan lebih rumit.
Karena *PDA* didesain untuk bekerja bersama komputer desktop atau
*laptop*, perlu ada informasi yang sama di antara keduanya. Kalau kita
menulis sesuatu di PC maka informasi ini perlu ditransfer ke *PDA* dan
sebaliknya. Komunikasi antara *PDA* dan PC ini disebut sinkronisasi data
atau “syncing”.
Sinkronisasi umumnya dilakukan melalui sebuah kabel serial atau port USB
pada *PDA*. Beberapa *PDA* memiliki semacam “tempat duduk”. Di tempat
itulah *PDA* diletakkan saat sinkronisasi ke komputer dilakukan.
Selain komunikasi memakai kabel, beberapa *PDA* memiliki port komunikasi
inframerah yang memakai cahaya inframerah untuk mengirim informasi ke
*PDA* lain atau ke komputer. Tentunya, komputer lawannya tersebut juga
harus memiliki port serupa.
Sejumlah *PDA* juga menawarkan metode nirkabel untuk mentransfer data
dari dan ke jaringan komputer. Belakangan ada *PDA* yang menawarkan
aksesori modem telepon untuk mentransfer file dari dan ke jaringan
komputer desktop. Jangan lupa meneliti tiap model, lihat apakah fitur
tersebut sudah menjadi standar atau masih perlu perangkat tambahan lagi.
Pemakaian *PDA* juga perlu mempertimbangkan baterai. Sejumlah model
memakai baterai alkalin (AAA), sedangkan lainnya memakai baterai yang
bisa diisi kembali (lithium, nickel-cadmium, nickel-metal hydride). Usia
baterai tergantung kepada sistem operasi (Pocket PC perlu lebih banyak
tenaga karena kebutuhan memori), jumlah memori, displai LCD berwarna
serta fitur khusus (perekam suara, pemutar MP3 atau koneksi nirkabel).
Untuk media penyimpanan, banyak pilihan bagi *PDA*. Ada yang memakai
CompactFlash, SmartMedia, Memory Stick, MultiMedia Cards sampai ke
Secure Digital. Masing-masing memiliki keunggulan dan kelemahan.
CompactFlash misalnya tergolong yang paling banyak digunakan karena
tidak mudah rusak dan butuh sedikit daya. Namun, ukurannya masih agak
besar bila dibandingkan dengan jenis MultiMedia Cards dan Secure Digital.
Kedua perangkat penyimpan terakhir tadi memang hanya seukuran prangko,
tapi bisa menyimpan data hingga beberapa megabytes. Walau demikian
karena masih baru maka Secure Digital masih dalam tahap perkenalan ke
konsumen.
Kurma, Penahan Lapar & Stroke
Oktober 19, 2007KURMA ternyata mengandung rahasia medis yang positif. Sebuah situs internet mencatat, setiap butir kurma mengandung kekayaan gizi antara lain hidrat arang, serat, kalsium, potasium, dan zat besi. Ini dianggap sudah mampu mengganti energi.
Dalam penelitiannya, Dr. dr. Wahjooetomo mengatakan, selama berpuasa, perubahan kadar gula yang terjadi dalam tubuh ternyata sangat kecil. Karenanya, kandungan potasium dalam kurma sangat signifikan untuk mengatasi kelelahan.
Seratnya cocok untuk mengantisipasi sukar buang air besar. Sedangkan teksturnya yang halus itu cukup aman bagi lambung yang sensitif dan radang usus. Bukan hanya itu, kombinasi zat besi dan hidrat arang pada buah kurma sangat baik bagi penderita anemia dan lesu kronis.
Sementara itu, di tempat lain diketahui, makanan khas Timur Tengah tersebut pun bisa menurunkan risiko serangan stroke berkat tingginya kalium.
Memang buah-buahan dikenal sebagai sumber utama vitamin, khususnya C. Kandungan energi atau kalorinya pun rendah, sebab lemak yang dikandungnya juga rendah. Namun tidak berlaku bagi kurma. Kandungan lemak pada kurma juga bisa dikesampingkan. Namun, tingginya karbohidrat menyebabkan tersedianya energi. Bahkan boleh dikatakan lebih tinggi dibandingkan sebagian jenis buah lainnya.
Selain itu, kurma mempunyai zat penting bagi metabolisme tubuh, terutama organ jantung dan pembuluh darah, yaitu kalium. Fungsi mineral ini membuat organ jantung dan pembuluh darah berfungsi baik, plus kian mengaktifkan kontraksi otot, serta membantu mengatur tekanan darah.
Hanya dengan memakan buah kurma lima butir per hari, itu sudah memenuhi persyaratan untuk kesehatan tubuh. Para peneliti menyimpulkan dengan hanya makan satu porsi ekstra makanan kaya kalium (minimal 0,4 setiap hari) risiko fatal stroke bisa diturunkan sampai 40 persen.
Batas krisis 400 mg kalium itu, sangat mudah. Anda penuhi dengan makan kurma kering sekira 65 gram saja (ekuivalen 5 buah kurma). Sebaliknya, mereka dengan konsumsi kalium kurang dari 2 gram per hari mempunyai risiko stroke fatal jauh lebih tinggi ketimbang yang lain. Menurut Dr. Louis Tobian dari Minnesota University, kalium pun bisa memberikan atau menyuplai energi dalam mencegah stroke secara langsung, terlepas kondisi tensi saat itu.
Konsumsi ekstra kalium bisa menjaga dinding arteri tetap elastis dan normal, sehingga pembuluh darah tidak mudah rusak akibat tekanan darah.
“Jadi, jelas sudah, kurma menyimpan senjata potensial antistroke dan antiserangan jantung, meskipun masih memerlukan penelitian secara komprehensif demi memastikannya,” tuturnya.
Zat salisilat pun terkandung juga pada kurma. Seperti kita ketahui bahwa zat itu sering dipakai sebagai bahan baku aspirin : obat pengurang rasa sakit atau penghilang nyeri. Salisilat pun bisa memengaruhi prostaglandin (kelompok asam lemak hidroksida yang merangsang kontraksi otot polos sehingga menurunkan tekanan darah).
Ilmuwan lain selaku peneliti kurma dari aspek medis datang dari Jean Carper. Ia lewat karya tulisnya, “Your Miracle Medicine” menyoroti kurma mempunyai aktivitas seperti aspirin.
Kurma kering mempunyai kandungan aspirin alami sangat tinggi. Dalam beberapa macam buah seperti ceri, prune, dan kismis pun banyak mengandung kalium ikut beruntung karena mereka juga mengandung salisilat. Karenanya, para peneliti berharap, salisilat pada makanan seperti kurma bisa meredakan sakit kepala.
Menurut dr. Anwar El Mufti dari Mesir, kurma mengandung zat gula paling banyak yakni 70 persen serta umumnya sudah diolah alami. Karenanya, akomodatif bagi kesehatan. Sebagaimana zat gula pada buah lainnya, zat ini pada kurma mudah dicerna atau dibakar dalam tubuh sehingga menghasilkan tenaga besar. Dilihat dari proses penyerapan, zat gula pada kurma memang lain. Ia habis diserap bisa sampai pada menit ke-60 untuk jumlah tertentu. Hal yang sama terjadi dalam tempo setengahnya seperti teh manis. Karena itu, tidak perlu heran bila banyak ilmuwan mengatakan bahwa kurma bisa membuat kita lebih mampu tahan lapar. Sampai kini, masih banyak ilmuwan penasaran dengan misteri salisilat pada kurma.
Sementara itu, kita sebenarnya sangat mudah memperoleh kurma pada bulan suci Ramadan. Datangilah pasar-pasar, pusat perbelanjaan, atau bazar alias pasar murah, tentu banyak penjaja yang menawarkan kurma.
Kualitas kurma dan harganya, jelas berragam. Hal itu tergantung dari asal-usul kurma tersebut serta kemasannya. Karena, harga kurma yang dikemas dalam kardus dan dibungkus pelastik secara baik, akan berbeda dengan kurma kiloan atau kurma yang dikilo dan hanya dikemas oleh kantong pelastik.
Sungguh, kurma yang biasanya hanya dapat diperoleh di tanah suci bila ada rekan atau tetangga pulang dari ibadah haji, kini saat Ramadan banyak dijumpai kurma yang dijajakan para penjual. Untuk itulah, alangkah baiknya bila kita mengonsumi kurma saat Ramadan dan mungkin juga menyimpannya untuk persediaan kelak pascaRamadan. (Nasrul/Bahan: Swanet, Yahoogroups, Panasea, BB)***
sumber : http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/2005/1005/13/syiar04.htm
internet gratis di masjid agung surabaya
September 11, 2007Surabaya – Masjid, selain sebagai tempat ibadah, tentu saja memiliki peran yang signifikan dalam berbagai kajian kehidupan multi dimensi. Apalagi jika kemudian masjid memiliki akses ke Internet sebagai sumber informasi tanpa batas. Untuk itulah maka Masjid Agung Surabaya Al Akbar melengkapi dirinya dengan Wi-Fi (hotspot) Internet berkecepatan tinggi.
Layanan hotspot Internet tersebut, yang difasilitasi oleh Telkom Speedy, dapat dinikmati oleh masyarakat dan jamaah dalam radius hingga 100 meter dari Masjid Al Akbar tersebut. “Kehadiran internet di area Masjid Agung Al Akbar ini akan mengoptimalkan akses informasi sebagai sarana yang terbaik untuk membangun masyarakat di bidang pendidikan, pengetahuan dan terutama wawasan keagamaan,” ujar Djadi Soegiarto, Manager Komunikasi Divre V melalui keterangan tertulis yang diterima detikINET, Selasa (11/9/2007).
Dukungan Telkom dalam membangun infrastruktur hotspot Internet di masjid yang berdaya tampung 30 ribu jamaah tersebut, antara lain dengan penyediaan modem wireless access point, penyediaan akses Internet Speedy cuma-cuma hingga akhir tahun 2007 dan penyediaan line akses Internet di sejumlah lokasi seputaran Masjid.
“Dengan dipasangnya hotspot Internet di Masjid Agung Surabaya tersebut, maka ini adalah masjid pertama di Indonesia yang dilengkapi Wi-Fi Speedy Hot Spot,” ujar Djadi. Penandatanganan kerjasama antara Telkom dengan pengelola Masjid Agung Surabaya Al Akbar tersebut diwakili oleh Executive GM Telkom Divre V Mas’ud Khamid dan Direktur Utama Masjid Agung Surabaya Endro Siswantoro.
Tentu saja fasilitas hotspot Internet yang disediakan oleh Masjid Agung Surabaya ini dapat menjadi contoh bagi masjid lain di Indonesia. Apalagi selama bulan puasa, jamaah bisa menggali ilmu dunia akhirat tanpa batas sambil menunggu saat berbuka puasa. ( dbu / dbu ) sumber : detik.com
low price pc
Mei 13, 2007hari sabtu pagi tanggal 12 mei 2007 cpu pentium 3 yang aku pesan di surabaya sudah tiba. sekilas semuanya biasa saja, dari luar keliatan utuh dan packingnya rapat. ternyata begitu dibuka casing bagian belakang penyok seperti kena benda keras, maklum namanya juga rakitan alias jangkrik, casingnya pun dirancang semurah mungkin, sampai-sampai kesenggol dikit aja sudah penyok, berbeda dengan casing pc branded seperti compaq pentium 1 saya yang bobotnya kurang lebih 10 kg, biar menari-nari diatasnya pun casing masih tetep utuh.
melalui berbagai proses, seperti ketok magic ala jimmy,overhaul alias turun mesin (emangnya vespa) ,dan install ulang karena ymsering dc dan muncul pesan2 eror. akhirnya cpu yang didalamnya pake mainboard ecs ini beres hari in, minggu 13 mei 2007, dan telah lulus uji karena seharian ini saya pake buat ngenet sambil ngeblog. dan rencananya besok mau masuk surat kabar tribun kaltim pada kolom iklan baris, saya bandrol sama monitor samsung yang agak kuning dan ada garis verticalnya,tapi tidak begitu jelas. mau saya lepas Rp. 1,2 jt. ngepres sih…tapi nggak apa2 itung2 promosi, kali aja bisa laris seperti jaman komputer refurbished saya yang saya patok 1,7 jt. sambil nunggu pelanggan datang apa salahnya di ujicobakan dulu di warnet mini saya yang jumlah pc nya sementara ini baru 3 unit, mengingat jumlah user yang ngenet masih dikit. begitu terjual ya pesen lagi
ibarat pepatah mengatakan satu kali mendayung dua sampai tiga pulau terlampaui.
love
Maret 18, 2007 Cinta itu seperti kupu-kupu.Tambah dikejar,
tambah lari.
Tapi kalau dibiarkan terbang, dia akan
datang di
saat kamu tidak mengharapkannya.
Cinta dapat membuatmu bahagia tapi
sering juga
bikin sedih.
Cinta baru berharga kalau diberikan
kepada
seseorang yang menghargainya.
Jadi jangan terburu-buru, dan pilihlah
yang
terbaik.
Cinta bukan bagaimana menjadi pasangan
yang “sempurna” bagi seseorang. Tapi
bagaimana
menemukan seseorang yang dapat
membantumu
menjadi dirimu sendiri. Dan karena itu
kamu
sempurna.
Jangan pernah bilang “I love you”
kalau kamu
tidak perduli.
Jangan pernah membicarakan perasaan
yang
tidak pernah ada.
Jangan pernah menyentuh hidup
seseorang kalau
hal itu akan menghancurkan hatinya.
Jangan pernah menatap matanya kalau
semua
yang kamu lakukan hanya kebohongan.
Hal paling kejam yang seseorang
lakukan kepada
orang lain adalah membiarkannya jatuh
cinta,
sementara kamu tidak berniat untuk
menangkapnya…
Cinta bukan, “Ini salah kamu”,
tapi “Ma’afkan
aku”. Bukan “Kamu di mana sih?”,
tapi “Aku
disini”. Bukan “Gimana sih kamu?”,
tapi “Aku
ngerti kok”. Bukan “Coba kamu gak
kayak gini”,
tapi “Aku cinta kamu seperti kamu apa
adanya”.
Kompatibilitas yang paling benar bukan
diukur
berdasarkan berapa lama kalian sudah
bersama
maupun berapa sering kalian bersama,
tapi
apakah
selama kalian bersama, kalian selalu
saling
mengisi satu sama lain dan saling
membuat hidup
yang berkualitas.
Kesedihan dan kerinduan hanya terasa
selama
yang kamu inginkan dan menyayat
sedalam yang
kamu izinkan. Yang berat bukan
bagaimana
caranya menanggulangi kesedihan dan
kerinduan
itu, tapi bagaimana belajar darinya.
Jatuh cintalah tanpa terhuyung-huyung,
konsisten
tapi jangan memaksa, berbagi dan
jangan bersikap
tidak adil, mengerti dan cobalah untuk
tidak
banyak menuntut, sedih tapi jangan
pernah
simpan kesedihan itu.
Memang sakit melihat orang yang kamu
cintai
sedang berbahagia dengan orang lain
tapi lebih
sakit lagi kalau orang yang kamu
cintai itu tidak
bahagia bersamamu.
Cinta akan menyakitkan ketika kamu
berpisah
dengan seseorang, lebih menyakitkan
apabila
kamu dilupakan oleh kekasihmu, tapi
cinta akan
lebih menyakitkan lagi apabila
seseorang yang
kamu sayangi tidak tahu apa yang
sesungguhnya
kamu rasakan.
Kata orang, cinta yang sejati adalah
ketika itu
tumbuh perlahan..
Cinta yang tidak hanya beralaskan
nafsu..
Cinta yang muncul karena kebersamaan
inspired women by yen2
Ditulis oleh jemmykosasih
Ditulis oleh jemmykosasih
Ditulis oleh jemmykosasih